Mendengkur saat tidur sering dianggap sebagai hal yang wajar. Namun, jika ngorok terjadi secara terus-menerus, terdengar keras, atau disertai gangguan tidur lainnya, kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda OSA (Obstructive Sleep Apnea).
Obstructive Sleep Apnea (OSA) merupakan gangguan tidur yang terjadi ketika saluran napas mengalami penyempitan atau tertutup secara berulang selama seseorang tertidur. Kondisi tersebut dapat menyebabkan aliran udara dan oksigen ke dalam tubuh terganggu beberapa kali sepanjang malam.
Akibatnya, tidur menjadi kurang berkualitas meskipun waktu tidur sudah cukup. Beberapa gejala yang dapat muncul pada penderita OSA antara lain:
1. Mendengkur dengan suara keras dan terus-menerus
2. Merasa lelah ketika bangun tidur
3. Sering mengantuk di siang hari
4. Tidur terasa tidak berkualitas atau sering terbangun
5. Kesulitan berkonsentrasi saat beraktivitas
Salah satu metode terapi yang umum digunakan untuk membantu menangani OSA adalah CPAP (Continuous Positive Airway Pressure). Perangkat CPAP memberikan tekanan udara secara terus-menerus untuk membantu menjaga saluran napas tetap terbuka selama tidur, sehingga aliran udara dapat berlangsung lebih stabil.
Salah satu perangkat yang dapat digunakan dalam terapi sleep apnea adalah Aeonmed AS100A CPAP.

Perangkat ini dilengkapi dengan Auto CPAP, yaitu mode yang dapat menyesuaikan tekanan udara secara otomatis berdasarkan pola pernapasan pengguna selama tidur. Fitur ini dirancang untuk membantu memberikan tekanan yang sesuai sekaligus meningkatkan kenyamanan selama terapi.
Beberapa fitur yang tersedia pada Aeonmed AS100A meliputi:
1. Rentang tekanan otomatis 4–20 cmH₂O
2. Heated humidifier untuk membantu menjaga kelembapan udara yang dihirup
3. Pressure relief technology untuk membantu membuat proses menghembuskan napas terasa lebih nyaman
4. Tingkat kebisingan sekitar ≤28 dB untuk penggunaan yang lebih tenang
5. Layar touchscreen 3,5 inci untuk pengoperasian yang praktis
6. Kapasitas penyimpanan data terapi hingga beberapa tahun
Dengan desain yang compact, perangkat ini tidak hanya dapat digunakan di rumah, tetapi juga lebih praktis untuk dibawa saat bepergian.
Meski demikian, penggunaan CPAP untuk OSA perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pengguna. Oleh karena itu, terapi CPAP sebaiknya dilakukan berdasarkan rekomendasi serta evaluasi dari tenaga medis dan/atau hasil pemeriksaan tidur.
Ingin mengetahui lebih banyak mengenai terapi CPAP atau produk CPAP untuk membantu menangani OSA?
Hubungi kami untuk mendapatkan informasi dan konsultasi lebih lanjut.
